Rabu, 13 Februari 2013

Jenis - Jenis Senjata Tapak Suci






Senjata ini namanya SEGU artinya Serba Guna, diciptakan oleh pendiri Tapak suci yaitu Bapak M. Barie Irsyad.


Senjata ini bernama SENAKAR (Senjata Andalan Pendekar), merupakan senjata spesial dan andalan dari pendekar Joko Suseno. Senakar dikembangkan dari senjata Tapak Suci SEGU oleh Joko Suseno sebagai bagian dari ujian pendekar tahun 1995. Sifat senakar adalah agresif. Bentuk serangn dan tangkisan beruntun dan kombinasi/variasi. Teknik senakar antara lain : Tusuk, Tebas, Sodok, Kait, Congkel, Besut, dan Putaran.




Tongkat (Toyak), tongkat panajang adalah sebagai senjata dasar di perguruan Tapak Suci, karena tongkat panjang memadai untuk mendasari hampir semua permainan senjata. Teknik Toyak antara lain : Putaran, Tusukan, Tebasan, Goresan.


Tombak yang khas dari Tapak Suci dengan ukuran panjang +/- 1,2 m.



Rante, diapakai untuk pertarungan jarak jauh dan juga untuk menghadapi beberapa lawan yang bersenjata. Di pertarungan jangka pendek sangat efektif sebagai senjata lunak dan keras. Tingkat kesulitan di Rante cukup tinggi karena membutuhkan koordinasi badan, keluwesan tubuh, timing yang tepat dan keberanian.



Senjata ini bernama Pedang Mawar, salah satu jenis Golok yang diciptakan oleh Pendiri Tapak Suci, Bapak M. Barie Irsyad.



Keris merupakan senjata khas dari pulau jawa, senjata ini tidak umum digunakan dalam perkelahian atau pertempuran. Senjata ini lebih digunakan untuk acara2 terntentu.



Senjata ini bernama KATANA. Pada awal tahun 1960an Katana termasuk senjata yang digunakan dalam Tapak Suci. Salah satu tujuannya adalah mengimbangi beladiri dari jepang yang masuk dengan gencar ke Indonesia. Pendekar Besar M. Barie Irsyad memperoleh ilmu Katana langsung dari perwira jepang Makino pada masa pendudukan jepang di Indonesia.


Senjata ini bernama GOLOK MAWAR, golok khas Tapak Suci yang diciptakan oleh Pendekar Besar M. Barie Irsyad.


Celurit merupakan senjata khas dari masyarakat madura.



Senjata ini bernama CABANG, di Indonesia lebih dikenal dengan istilah TRISULA, siku-siku dan tekpi. Di Jawa pada masa Raja Airlangga yang memerintah di kerjaan Kahuripan di Jawa Timur (1019 - 1042) sudah digunakan senjata dengan nama Trisula (Tri=Tiga Sula=Tajam) yang ketiga bilahnya tajam dan runcing

SENJATA KHAS DAERAH

KUJANG
SENJATA KUJANG MERUPAKAN SENJATA KHAS DAERAH PASUNDAN

SENJATA KHAS DAERAH

SENJATA RENCONG MERUPAKAN SENJATA KHAS DAERAH NANGROE ACEH DARUSSALAM

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar